Jumat, 31 Mei 2013

Pengertian Reptil

Reptil
Reptil menurut Irfan Fahmi yang dikutip di blog pribadinya mengatakan bahwa Reptilia berasal dari  kata reptum yang berarti melata. Reptilia merupakan kelompok hewan darat pertama yang sepanjang hidup nya bernafas dengan peru-paru. Ciri umum kelas ini yang membedakan dengan Kelas  yang  lain adalah seluruh tubuhnya tertutup oleh kulit kering atau sisik. Kulit ini menutupi seluruh permukaan tubuhnya dan pada beberapa anggota ordo atau   sub-ordo tertentu dapat mengelupas atau melakukan pergantian kulit baik secara total yaitu pada anggota Sub-ordo Ophidia dan pengelupasan sebagian pada anggota  Sub-ordo Lacertilia. Sedangkan pada Ordo Chelonia dan Crocodilia sisiknya hampir tidak pernah mengalami pergantian atau pengelupasan. Kulit pada reptile memiliki sedikit sekali kelenjar kulit           (Zug, 1993).
Ciri-ciri Reptil
Menurut Jasin (1996), ciri-ciri  khusus kela reptile adalah sebagai berikut :
1.      Tubuh dibungkus oleh kulit kering menanduk biasanya dengan sisik atau bercarapak; beberapa ada yang memiliki kelenjar pada permukaan kulit
2.      Mempunyai dua pasang anggota gerak, yang masing-masing 5 jari dengan kuku runcing. Pada yang masih hidup di air kakinya mempunyai dayung dan pada ular bahkan tidak memilikinya
3.      Skeletonya mengalai penulangan secara sempurna.
4.      Jantung terdiri atas 4 ruangan yang belum sempurna yaitu dua serambi dan dua bilik.
5.      Pernapasan selalu dengan paru-paru, tetapi pada penyu kadang bernafas enggunakan kloaka.
6.      Memiliki 12 pasang nervi cranialis.
7.      Suhu tubuh tergantung pada lingkungan.
8.      Fertilisasi internal, memiliki alat kopulasi, telur besar.
9.      Segentasi secara meroblastik, mempunyai embran embrionis.
Karateristik Reptil
Reptilia termasuk dalam vertebrata yang pada umumnya tetrapoda, akan tetapi pada beberapa diantaranya tungkainya mengalami reduksi atau hilang sama sekali seperti pada serpents dan sebagian lacertilia. Reptilia yang tidak mengalami reduksi tungkai umumnya memiliki 5 jari atau pentadactylus dan setiap jarinya bercakar. Rangkanya pada reptilian mengalami mosifikasi sempurna dan bernafas dengan paru-paru (Zug, 1993).
Semua Reptil bernafas dengan paru-paru. Jantung pada reptile memiliki 4 lobi, 2 atrium dan 2 ventrikel. Pada beberapa reptile sekat antara ventrikel kanan dan ventrikel kiri tidak sempurna sehingga darah kotor  dan darah bersih masih bisa bercampur. Reptil merupakan hewan berdarah dingin yaitu suhu tubuhnya bergantung pada suhu lingkungan atau poikiloterm. Untuk mengatur suhu tubuhnya, reptile melakukan mekanisme basking yaitu berjemur di bawah sinar matahari. Saluran ekskresi Kelas Reptilia berakhir pada kloaka. Ada dua tipe kloaka yang spesifik untuk ordo-ordoreptilia. Kloaka dengan celah melintang terdapat pada Ordo Squamata yaitu Sub-ordo Lacertilia dan  Sub-ordo Ophidia. Kloaka dengan celah membujur yaitu terdapat pada Ordo Chelonia dan Ordo Crocodilia. (Zug, 1993).
Pada anggota lacertilia,  lidah berkembang baik dan dapat digunakan sebagai cirri penting untuk identifikasi. Semua reptile memiliki gigi kecuali pada ordo testudinata.Pada saat jouvenile,   reptile memiliki gigi telur untuk merobek cangkang telur untuk menetas, yang kemudian gigi telur tersebut akan tanggal dengan sendirinya saat mencapai dewasa. Beberapa jenis reptile memiliki alat pendengaran dan ada yang yang dilengkapi telinga luar atupun tidak. Pada beberapa jenis lainnya, alat pendengaran tidak berkembang. Mata pada reptile ada yang berkelopak dan ada yang tidak memiliki kelopak mata. Kelopak mata pada reptile ada yang dapat digerakkan dan ada yang tidak dapat digerakkan dan ada juga yang berubah menjadi lapisan transparan.
Mayoritas reptile adalah ovipar (bertelur) meski beberapa spesies Squamata bersifat vivipar janin plasenta yang mirip dengan mamalia. (melahirkan). Reptil vivipar member makan mereka menggunakan sejenis
Ukuran reptile bervariasi, dari yang berukuran hingga 1,6 cm (tokek kecil, Sphaerodactylusariasae) hingga berukuran 6 m dan mencapai berat 1 ton (buaya air asin, Crocodylusporosus). Cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari reptile adalah herpetologi.
Pengelompokan Ordo Reptil
Reptil (binatang melata) adalah sebuah kelompok hewan vertebrata yang berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya.Reptilia adalah tetrapoda (hewan dengan empat tungkai) dan menelurkan telur yang embrionya diselubungi oleh membran amniotik. Sekarang ini mereka menghidupi setiap benua kecuali Antartika, dan saat ini mereka dikelompokkan sebagai:
1.      Ordo Crocodilia (buaya, garhial, caiman, danalligator): 23 spesies
2.      Ordo Sphenodontia (tuatara Selandia Baru): 2 spesies
3.      Ordo Squamata (kadal, ular dan amphisbaenia ("worm-lizards")): sekitar 7.900 spesies
 4.      Ordo Testudinata (kura-kura, penyu, dan terrapin): sekitar 300 spesies 
Habitat Reptil 
Habitat dari Kelas Reptilia ini bermacam-macam. Ada yang merupakan hewan akuatik seperti penyu dan beberapa jenis ular, semi akuatik yaitu Ordo Crocodilia dan beberapa anggota Ordo Chelonia, beberapa Sub-ordo Ophidia, terrestrial yaitu pada kebanyakan Sub-kelas Lacertilia dan Ophidia, beberapa anggota Ordo Testudinata, sub terran pada sebagian kecil anggota Sub-kelas Ophidia, dan arboreal pada sebagian kecil Sub-ordo Ophidia dan Lacertilia.

Dikutip dari :
Jasin, Merkurri. 1996.”Zoologi Vetebtara”.Jakarta.
http://irfanfahmi59.blogspot.com/2010/12/pengertian-reptil.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar